By: Ryo Potter
Dahulu.
Dahuluuuu banget. Aku pernah memimpikan untuk bisa kuliah di sebuah perguruan
tinggi negeri. Lalu aku membayangkan memiliki teman yang banyak. Aku juga
membayangkan belajar di perpus dengan aneka macam buku-buku. Membacanya sampai
puas dan menghabiskan waktu senggang di sela-sela kuliah di sana. Selain itu
juga tergambar di dalam benakku aku belajar di taman kampus yang hijau dengan
udara yang sejuk. Aku serius di depan sebuah laptop yang senantiasa menemani
hari-hariku selama kuliah. Kulihat mahasiswa berlalu lalang di seputaran
kampus. Sedangkan aku asyik dengan laptopku. Wuuuuuhhhh, benar-benar
menyenangkan menjadi mahasiswa, kayaknya.
Kini,
aku sedang duduk di bawah pohon palem di taman depan fakultas. Di atas rumput
nan hijau dengan udara segar yang berhembus sepoi-sepoi, aku sedang asyik
mengetik di atas laptopku. Kulihat juga ada beberapa mahasiswa lewat depanku. Ada
yang pake motor, ada pula yang jalan kaki. Ya, aku berhasil mewujudkan impianku
menjadi seorang mahasiswa. Aku kuliah di universitas negeri. Aku juga punya
laptop. Bahkan lebih dari itu, aku punya fasilitas lengkap seperti HP, motor,
tas yang bagus, buku-buku kuliah yang tebal-tebal. Pokoknya persis yang aku
pernah bayangkan dahulu sebelum aku menjadi seorang mahasiswa.
Ketahuilah
kawan, bahwa apapun yang kamu inginkan, asalkan kamu mau berusaha dan kamu juga
memiliki kemauan yang kuat serta kerja keras yang giat, maka bukan tidak
mungkin semua yang kamu impikan akan terwujud. Kamu hanya cukup berdoa,
berusaha, dan bertawakal hanya kepada Alloh SWT. Serta kamu juga harus banyak
bersyukur dengan apa yang diberikan-Nya. Apapun itu. Jika Dia memberimu seribu,
maka bersyukurlah, niscaya Dia akan memberimu seratus ribu. Percayalah. Namun jika
kamu sedikit saja tidah mensyukuri nikmat-Nya, maka kesengsaraan lah yang kan
kau dapat.
Selain
itu, duluuuu aku juga pernah membayangkan menjadi seorang mahasiswa kemudian
sambil berja, yaitu part time. Sepertinya enak sekali, siang hari kita belajar
di kampus, dan malamnya kita bekerja. Setiap bulan kita gajian sedangkan kita
masih tetap bisa mengikuti kegiatan perkuliahan. Dan kau tahu?? Aku telah
berhasil mewujudkannnya. Semester 2 hingga semester 4 aku bekerja di café. Kuliah
sampai jam 5 lalu pergi ke café dan bekerja hingga jam 2 dini hari. Wow, it’s
very exhausting! Tapi aku menikmatinya. Karena rasanya seperti di film-film
itu. Kerja sambil kuliah. Benar-benar pengalaman yang menyenangkan. Meski harus
rela kehilangan kesempatan menjadi mahasiswa terbaik karena sering tidur di
kelas dan kehilangan beberapa poin IP. Tapi ga papa, experience is the best
teacher.
Kini
aku sudah sampai di penghujung studiku, yaitu skripsi. Dahulu aku membayangkan
bahwa skripsi itu keren. Ketika sudah selesai kemudian wisuda dan mendapatkan gelar sarjana. Wow, kelihatannya
akan menjadi tambah keren jika di belakang namaku tertulis S.S. sehingga namaku
akan menjadi S.S.S; Saryoto, S.S. keren kan?? Yupp..tinggal selangkah lagi
gelar itu akan kucapai. Semoga.
Namun,
you know! Seiring berjalannya waktu, aku mulai berfikir. Kira-kira kapan
petualangan ini akan berhenti?? Petualangan dalam kesendirian. Memang enak
menjadi jomblo karena apa-apa sendiri tanpa ada yang harus kita tanggung. Tapi lalu
aku berfikir harus kemanakah aku setelah itu? Yapp..aku lalu mempunyai mimpi
yang baru. Mimpi ini berawal dari sahabatku yang kini sudah menikah. Dia menikah
dengan seorang akhwat yang sholihah, berjilbab lebar. Aku pun lalu membayangkan
jika suatu saat aku memiliki istri seperti yang dimiliki sahabatku tadi betapa
bahagianya hidup ini.
Nah,
kawan. Itulah mimpiku berikutnya. Jika aku berhasil mewujudkan mimpiku yang
sebelumnya, maka aku pun pasti bisa mewujudkan mimpiku yang berikutnya ini. Kayaknya
rumusnya masih tetap sama, belajar, bekerja, berdoa, dan disempurnakan dengan
tawakal. Kiini aku siap untuk petualangan selanjutnya. Sampai jumpa di
kehidupan yang baru nanti kawan. Aku tunggu kabar gembiramu dalam mewujudkan
mimpimu.
